Outline Materi

  1. Mempersiapkan pengukuran faktor bahaya di tempat kerja.
  2. Melaksanakan pengukuran faktor bahaya di tempat kerja.
  3. Melaporkan hasil pengukuran faktor bahaya di tempat kerja.

  1. Mengelompokkan faktor bahaya di tempat kerja sesuai hasil identifikasi.
  2. Menyiapkan formulir untuk pengukuran faktor bahaya di tempat kerja.
  3. Menyiapkan sarana pengukuran disiapkan untuk mengambil data bahaya di tempat kerja.
  4. Menentukan metode pengukuran faktor bahaya di tempat kerja sesuai strategi sampling.
  5. Menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai faktor bahaya di lingkungan kerja.
  6. Melakukan pengukuran faktor bahaya di tempat kerja sesuai standar dan pemetaan titik sampling.
  7. Menggunakan alat ukur faktor bahaya K3 sesuai prosedur.
  8. Membandingkan hasil pengukuran dengan peraturan perundang-undangan atau standar yang berlaku.
  9. Menyusun laporan hasil pengukuran sesuai format yang berlaku.
  10. Menyampaikan laporan kepada atasan langsung.
  11. Mendokumentasikan laporan didokumentasikan sesuai prosedur.


Pengukuran Faktor Bahaya

Bagaimana melakukan pengukuran faktor bahaya di tempat kerja secara tepat dan benar? dapatkan jawabannya dengan mempelajari materi terlampir sebagai berikut:

Melakukan Pengukuran Faktor Bahaya di Tempat Kerja



Promo Program Pelatihan

Kami menjawab kebutuhan training Ahli K3 Umum bagi perusahaan Anda, dengan memberikan metode pelatihan yang sesuai dengan silabus SKKNI dan memastikan Team Anda kompeten dan bersertifikat BNSP.

Info lengkap pelatihan