Outline Materi

  1. Merencanakan sistem tanggap darurat.
  2. Membuat rancangan sistem tanggap darurat di tempat kerja.
  3. Meninjau kembali rancangan sistem tanggap darurat.
  4. Melaporkan hasil rancangan sistem tanggap darurat.

  1. Mengidentifikasi potensi situasi dan kondisi darurat di tempat kerja sesuai aktivitas kerja dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  2. Mengidentifikasi sumber daya berkaitan dengan tanggap darurat berdasarkan ketersediaan dan kebutuhan.
  3. Mengidentifikasi sistem tanggap darurat dibuat sesuai hasil potensi situasi dan kondisi darurat.
  4. Menetapkan sumber daya tanggap darurat pada lokasi sesuai kebutuhan dalam sistem tanggap darurat.
  5. Menetukan tim tanggap darurat sesuai tanggung jawab dan wewenangnya.
  6. Mengkomunikasikan rancangan sistem tanggap darurat kepada pihak-pihak terkait di internal dan eksternal perusahaan.
  7. Menyempurnakan dokumen rancangan sistem tanggap darurat sesuai hasil komunikasi.
  8. Menyusun hasil penyempurnaan rancangan sistem tanggap darurat sesuai format.
  9. Melaporkan dokumen hasil rancangan sistem tanggap darurat pada atasan dan pihak terkait.


Sistem Tanggap Darurat

Bagaimana merancang sistem tanggap darurat secara tepat dan benar? dapatkan jawabannya dengan mempelajari materi terlampir sebagai berikut:

Merancang Sistem Tanggap Darurat



Promo Program Pelatihan

Kami menjawab kebutuhan training Ahli K3 Umum bagi perusahaan Anda, dengan memberikan metode pelatihan yang sesuai dengan silabus SKKNI dan memastikan Team Anda kompeten dan bersertifikat BNSP.

Info lengkap pelatihan