Penerapan Manajemen 5R

Good Housekeeping Program Before-After

BELAJAR K3 INDONESIA
Safety Online Learning

Pendahuluan


Dampak

Dampak yang ditimbulkan dari kondisi tempat kerja yang tidak tertata dan ter-manajemen dengan baik:

  1. Proses kerja terhambat;
  2. Kesulitan memeriksa mesin maupun peralatan lain karena tak terpelihara;
  3. Kebocoran, retak dan aus pada mesin tak dapat dipantau;
  4. Keleluasaan kerja dan mobilitas kerja berkurang;
  5. Kerawanan terjadinya kecelakaan kerja;
  6. Penurunan semangat kerja;
  7. Lay out makin rancu akibatnya menghambat aliran produksi
  8. Banyak produk cacat baik di akhir maupun di proses. Dll

Apa yang diharapkan dari 5R:

  1. Terciptanya tempat/lingkungan kerja yg bersih, teratur dan nyaman;
  2. Terwujudnya karyawan yang disiplin;
  3. Efisiensi dan mutu pelayanan yang baik;
  4. Terawatnya mesin, perlengakapan dan peralatan kerja;
  5. Terjaganya keselamatan dan kesehatan kerja karyawan;
  6. Terbinanya suasana kerja yg nyaman dan menyenangkan, disiplin dan saling menghargai antar karyawan.

Bagaimana caranya menerapkan Standar Good Housekeeping?

Good housekeeping adalah manajemen tata letak yang dilakukan ditempat kerja yang mencakup peralatan, dokumen, bangunan dan ruangan untuk membuat tempat kerja menjadi bersih, rapih, aman dan nyaman sehingga dapat meningkatkan produktivitas kerja dan mengurangi bahaya yang ada di tempat kerja.

Bersama BelajarK3.Com simak yuk foto-foto dibawah ini, before-after kegiatan 5R, semoga bermanfaat ya...., dan salam sukses selalu.

Kondisi Sebelum

penerapan standar 5R

Pembuatan Standar

  1. TIDAK ADA MATERIAL YANG BERSERAK.
  2. TIDAK ADA CECERAN OLI.
  3. PENEMPATAN WADAH OLI HARUS BERJAJAR RAPI.
  4. MATERIAL-MATERIAL KERJA HARUS TERTATA RAPI.
  5. JIKA ADA CECERAN OLI HARUS LANGSUNG DIBERSIHKAN.
  6. PENANGGUNG JAWAB HARUS SELALU MEMANTAU AREA KERJA INI.

Kondisi Sesudah

penerapan standar 5R

Kondisi Sebelum

penerapan standar 5R

Pembuatan Standar

  1. Tidak ada file yang sudah kadaluarsa.
  2. Ada list identitas dokumen.
  3. Dokumen tersusun sesuai dg list dokumen.
  4. Tidak overload.
  5. Bebas dari debu, tempelan, tulisan/ coretan.
  6. Adanya mekanisme kendali visual dan mekanisme anti salah.
  7. Adanya prosedur pengambilan dan pengembalian dokumen/file.

Kondisi Sesudah

penerapan standar 5R

Kondisi Sebelum

penerapan standar 5R

Pembuatan Standar

  1. MATERIAL YANG DIKERJAKAN HARUS BERADA DIAREA KERJA YANG TELAH DITENTUKAN.
  2. TIDAK SAMPAI MELEBAR DI TEMPAT PEJALAN KAKI.
  3. SETELAH MELAKUKAN AKTIVITAS AREA KERJA HARUS DIBERSIHKAN.
  4. SETELAH MELAKUAN AKTIVITAS, SEMUA TOOLS, PERALATAN, ALAT KERJA HARUS DITEMPATKAN DAN DIRAPIKAN

Kondisi Sesudah

penerapan standar 5R




Info Pelatihan