Tingkat keefektifan
1. APAR Jenis cairan (air):
- Bisa (dan baik) dipakai untuk memadamkan api mula kebakaran golongan A dengan bahan yang terbakar adalah bahan padat kecuali logam.
- Tidak boleh dipakai (dan sangat berbahaya) untuk kebakaran golongan B dengan bahan yang terbakar adalah bahan bahan cair dan gas.
- Tidak boleh dipakai (dan sangat berbahaya) untuk kebakaran golongan C dengan bahan yang terbakar adalah bahan aparat-aparat listrik bertegangan (berspaning).
- Tidak boleh dipakai (dan sangat berbahaya) untuk kebakaran golongan D dengan bahan yang terbakar adalah bahan bahan logam.
2. APAR Jenis busa (foam):
- Dapat dipakai untuk memadamkan api mula kebakaran golongan A dengan bahan yang terbakar adalah bahan padat kecuali logam:
- Kebakaran pada permukaan bahan seperti: KAYU, KERTAS, TEKSTIL, dsb.
- Kebakaran sampai bagian dalam dan bahan seperti: KAYU, MAJUN, ARANG BATU dsb
- Tetapi tidak dapat dipakai (bersifat merusak) untuk kebakaran golongan A dengan bahan yang terbakar adalah:
- Kebakaran dan BARANG-BARANG YANG JARANG TERDAPAT DAN BERHARGA yang berada di musium-musium, arsip-arsip, koleksikoleksi dsb.
- Kebakaran dan bahan-bahan yang pada pemanasan gampang mengurai seperti KARET BUSA, dan PLASTIK BUSA dsb.
- Dapat dipakai untuk memadamkan api mula kebakaran golongan B dengan bahan yang terbakar adalah BAHAN CAIR DAN GAS:
- Kebakaran dari Bensin, Bensol, Cat, Tir, Lak, Aspal, Gemuk, Minyak dan sebagianya (Yang tidak dapat bercampur dengan air)
- Gas yang mengalir
- dan bersifat berbahaya untuk bahan yang terbakar: Bahan-bahan yang dengan air membentuk gas yang dapat terbakar sepcrti : KARBID, POSFIT dsb.
- Tidak dapat dipakai dan bersifat berbahaya untuk kebakaran golongan C, dengan bahan yang terbakar: APARAT-APARAT LISTRIK BERTEGANGAN (BERSPANING).
- Tidak dapat dipakai dan bersifat berbahaya untuk kebakaran golongan D, dengan bahan yang terbakar:LOGAM.
3. APAR Jenis tepung:
- Sangat baik untuk memadamkan api mula kebakaran golongan A, dengan bahan yang terbakar adalah bahan padat kecuali logam.
- Bisa (dan baik) dipakai untuk memadamkan api mula kebakaran golongan B dengan bahan yang terbakar adalah bahan cair atau gas.
- Sangat baik untuk memadamkan api mula kebakaran golongan C, dengan bahan yang terbakar adalah instalasi listrik bertegangan.
- Sangat baik untuk memadamkan api mula kebakaran golongan D, dengan bahan yang terbakar adalah logam.
4. APAR Jenis Jenis gas (hydrocarbon berhalogen dan sebagainya)
- Dapat dipakai untuk memadamkan api mula kebakaran golongan A dengan bahan yang terbakar:
- Kebakaran pada permukaan bahan seperti: KAYU, KERTAS, TEKSTIL, dsb.
- Kebakaran dan BARANG-BARANG YANG JARANG TERDAPAT DAN BERHARGA yang berada di musium-musium, arsip-arsip, koleksikoleksi dsb.
- Tetapi tidak bisa dipakai untuk bahan yang terbakar:
- Kebakaran sampai bagian dalam dan bahan seperti: KAYU, MAJUN, ARANG BATU dsb.
- Kebakaran dan bahan-bahan yang pada pemanasan gampang mengurai seperti KARET BUSA, dan PLASTIK BUSA dsb.
- Bisa dipakai (dan baik) untuk memadamkan api mula kebakaran golongan B dengan bahan yang terbakar:
- Kebakaran dari Bensin, Bensol, Cat, Tir, Lak, Aspal, Gemuk, Minyak dan sebagianya (Yang tidak dapat bercampur dengan air)
- Kebakaran dan Alkohol dan sebangsanya yang dapat melarut dalam air (bercampur dalam air)
- Gas yang mengalir
- Bahan-bahan yang dengan air membentuk gas yang dapat terbakar sepcrti : KARBID, POSFIT dsb.
- Sangat baik untuk memadamkan api mula kebakaran golongan C dengan bahan yang terbakar adalah bahan APARAT-APARAT LISTRIK BERTEGANGAN (BERSPANING).
- Tidak dapat dipakai dan bersifat berbahaya untuk kebakaran golongan D, dengan bahan yang terbakar: Logam