Video Pembelajaran Tentang Penerapan Sistem Manajemen K3

Outline

Halaman ini kami hadirkan kepada Anda sebagai media belajar secara visual berupa video-video K3 yang mudah dipelajari dan dipahami sebagai bahan referensi dalam menerapkan Sistem Manajemen K3. Semoga bermanfaat.


Identifikasi Bahaya

Identifikasi Bahaya
Bagaimana caranya melakukan identifikasi bahaya?

Baca selengkapnya

Definisi Bahaya:

  • Adalah sumber, sesuatu, atau tindakan yang berpotensi menyebabkan cidera pada manusia atau gangguan kesehatan, kerugian material, kerusakan lingkungan.

Identifikasi Bahaya:

  • Adalah: kegiatan/aktivitas/proses mencari dan menentukan sumber, sesuatu, atau tindakan yang berpotensi menyebabkan cidera pada manusia atau gangguan kesehatan, kerugian material, kerusakan lingkungan.

Potensi Bahaya Confined Space

Potensi Bahaya Confined Space
Potensi bahaya pemakaian bahan kimia berbahaya di tempat kerja confined space.

Baca selengkapnya

Perhatikan bahayanya apakah telah diidentifikasi?

  • Ketika anda bekerja di tempat kerja confoned space perhatikan potensi bahayanya dan lakukan pengendaliannya agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Contoh pengendaliannya adalah: Ijin Kerja Confined Space, APD, peralatan bantu, dan safe work practice/ SOP.

Rapikan Tempat Kerjamu

Rapikan Tempat Kerjamu
Seberapa penting merapikan tempat kerja?

Baca selengkapnya

Potensi Bahaya Tersandung

  • Area kerja yang berantakan, tidak tertata, tidak ada mapping penempatan banyak terdapat potensi bahaya tersandung, terjungkal. hal ini jika terjadi kondisi darurat akan beresiko terjadi kecelakaan kerja.

Penilaian Risiko

Rapikan Tempat Kerjamu
Risiko harus ditentukan tingkatannya

Baca selengkapnya

Bagaimana menilai dan menentukan tingkat risiko bahaya?

  • Diperlukan prosedur manajemen risiko untuk mengidentifikasi bahaya, menilai risiko dan menentukan bentuk pengendaliannya.
  • Anda bisa menyimak video terlampir pentingnya peniaian risiko dari potensi bahaya.

Bahaya Fatique

Bahaya Fatique
Apa risikonya jika mengangkat bahan melebihi batasnya?

Baca selengkapnya

Perhatikan Bahayanya

  • Melakukan pengangkatan bahan/material secara manual hanya diperbolehkan jika berat yang diangkat tidak melebihi batas yang diijinkan. Gunakan alat bantu angkat-angkut mekanis untuk mempermudah dan menghindari bahaya fatique.

Pentingnya Jalur Pedestrian

Pentingnya Jalur Pedestrian
Contoh bahaya jika kegiatan proyek tanpa jalur pedestrian

Baca selengkapnya

Fungsi Jalur Pedestrian

  • Untuk menghindari potensi bahaya tertabrak lalu lintas alat berat sehingga tidak terjadi kecelakaan kerja terutama pada kegiatan proyek, maka harus disediakan jalur pejalan kaki bagi pekerja menuju dari dan ke tempat kerja/ proyek.

Prosedur Setelah Bekerja

Prosedur Setelah Bekerja
Contoh bahaya jika kita lupa saat pekerjaan telah selesai/pulang.

Baca selengkapnya

Prosedur Setelah Bekerja

  • Hal-hal yang perlu diperhatikan setelah selesai bekerja (pulang) atau day off. Pastikan: semua peralatan dirapikan, matikan semua power yang tidak digunakan dan pastikan semuanya aman.

Potensi Bahaya Bekerja Pada Ketinggian

Potensi Bahaya Bekerja Pada Ketinggian
Bagaimana caranya aman ketika bekerja pada ketinggian? sehingga tidak terjadi kecelakaan kerja.

Baca selengkapnya

Perhatikan bahayanya apakah telah diidentifikasi?

  • Ketika anda bekerja pada ketinggian perhatikan potensi bahayanya dan lakukan pengendaliannya agar tidak terjadi kecelakaan kerja. Contoh pengendaliannya adalah: Ijin Kerja, APD, peralatan bantu, dan safe work practice/ SOP.

Potensi Bahaya Kejatuhan Material

Potensi Bahaya Kejatuhan Material
Pahamilah rambu-rambu K3 saat sedang bekeja di tempat kerja dengan potensi bahaya kejatuhan material.

Baca selengkapnya

Rambu Awas Kejatuhan

  • Dalam melakukan pekerjaan pekerja harus paham dan mengerti arti dari simbol/rambu K3 dan sekaligus harus mematuhinya, karena rambu K3 adalah sebagai bagian dari pengendalian risiko potensi bahaya.

HOT WORK (Pekerjaan Panas)

HOT WORK (Pekerjaan Panas)
Prosedur Pekerjaan Panas, hal-hal yang perlu diperhatikan untuk mencegah terjadinya kebakaran.

Baca selengkapnya

Mengapa terjadi kebakaran

  • Tidak ada gas test sblm dan selama hot work berlangsung.
  • Tidak ada inspeksi rutin thd isi dalam tangki , apakah ada bahan mudah terbakar dan lalai utk mengosongkan bahan tsb.
  • Tidak ada pelatihan terkàit hot work , ijin kerja dan identifikasi potensi bahaya dan resiko.
  • Fire watcher yg tidak terlatih dan Firex yg tdk tersedia ditempat selama hot work berlangsung.
  • Tidak memahami Hazardous area classification sesuai API RP 505.
  • Dan masih banyak lagi penyebab lain.

Safety Induction

Safety Induction
Bagaimana memberikan safety induction secara verbal?

Baca selengkapnya

Penjelasan safety induction secara verbal

  • Safety Induction harus disampaiakan kepada pengunjung/tamu yang akan melakukan kegiatan/visit ke area pabrik. Isi dari safety induction secara garis besarnya adalah: penjelasan potensi bahaya, kewajiban memakai APD dan selanjutnya adalah penejelsan tentang prosedur kondisi darurat.

Simulasi Kondisi Darurat

Simulasi Kondisi Darurat
Prosedur darurat dan hal-hal yang perlu diperhatikan ketika terjadi darurat kebakaran.

Baca selengkapnya

Apa yang segera dilakukan jika terjadi kebakaran? prosedur darurat pada umumnya adalah sbb:

  • Yang pertama kali melihat ada api/ kebakaran segera berteriak "API....,API....API..."
  • Segera koordinasikan dengan menghubungi nomor telpon penting untuk mendapatkan bantuan, dan kemudian lakukan pemadaman awal dengan APAR tanpa membahayakan diri sendiri.
  • Setelah menerima laporan Team kondisi darurat segera melakukan tugasnya masing-masing sesuai prosedur darurat.

Contoh Penerapan Standar 5R Kantor

Contoh Penerapan Standar 5R Kantor
Seberapa rapi meja kerja Anda, simak yuk video sekilas tentang penerapan 5R kantor (good housekeeping program).

Baca selengkapnya

Seberapa Rapi meja kerja Anda?

  • Definisi ringkas adalah membuang semua benda² yang tidak diperlukan. Kegiatan ringkas ini bisa dilakukan setiap hari atau sesuai dengan komitmen Anda. Ketika ringkas sudah dilakukan tenpat kerja lebih terlihat tidak sumpek karena yg ada hanya benda² yang diperlukan saja. Setelah itu melakukan Rapi.
  • Definisi Rapi adalah setiap benda yang diperlukan ada tempatnya dan ada identifikasinya. Sebagai media untuk menempatkan benda banyak jenisnya seperti: rak, loker, lemari, meja dan sejenisnya. Lakukan kegiatan menempatkan setiap benda yang diperlukan pada tempat yang telah ditentukan, kemudian diberikan identitas. Komitmen Anda untuk melakukan rapi diperlukan.
  • Setelah Ringkas dan Rapi telah menjadi standar, selanjutnya kegiatan Resik sangat mudah dilakukan. Definisi Resik adalah: membersihkan, dengan membersihkan berarti juga melakukan pengecekan ketidaknormalan dari suatu benda/material/alat/mesin atau dan sebagainya.
  • Begitulah prinsip 5R, dengan modal hanya R1, R2 dan R3, R4 (Rawat);dan R5 (Rajin) akan mengikut dengan sendirinya jika R123 telah dilakukan.

Safety Toolbox Meeting

Safety Toolbox Meeting
Pentingnya agenda safety toolbox meeting sebelum melakukan kegiatan

Baca selengkapnya

Safety TBM

  • Safety Toolbox Meeting adalah salah satu kegiatan K3 yang terencana sebagai media koodinasi untuk menginformasikan segala sesuatu yang berkaitan tentang K3 kepada pekerja, diantaranya adalah: Informasi pejelasan Prosedur, issue seputar K3 (kecelakaan kerja, temuan ketidak sesuaian), training singkat kepada pekerja, dan info-info lainnya.
  • Kegiatan ini biasanya dilakukan pada pagi hari dan dihadiri oleh Pimpinan/Supervisor, officer HSE/Safety Man dan semua pekerja pada bagian tersebut. Semua bagian/departemen harus melakukan kegiatan ini.

Safety Briefing

Safety Briefing
Upaya pencegahan kecelakaan melalui safety briefing

Baca selengkapnya

Kegiatan safety briefing

  • Secara reguler sebelum melakukan pekerjaan yang berpotensi bahaya dengan risiko tinggi, peran pimpinan yaitu harus menjelaskan apa saja aspek-aspek K3 yang harus diperhatikan dan pengendaliannya;
  • Kegiatan ini sebagai langkah koodinasi untuk memastikan target pekerjaan berjalan lancar dan tidak terjadi kecelakaan kerja.

Info Pelatihan
× WhatsApp Call/Chat WhatsApp Call/Chat