6.1 Tindakan Untuk Mengatasi Risiko dan Peluang
6.1.1 Dalam merencanakan sistem manajemen mutu, Perusahaan mempertimbangkan isu internal dan isu eksternal, termasuk persyaratan pelanggan, persyaratan peraturan perundangan, dan menentukan risiko dan peluang yang perlu ditujukan untuk:
- memberikan jaminan bahwa sistem manajemen mutu dapat mencapai hasil yang diinginkan bagi Perusahaan;
- meningkatkan pengaruh positif Perusahaan;
- mencegah, atau mengurangi pengaruh negatif Perusahaan;
- pencapaian perbaikan.
Dokumen pendukung
6.1.2 Rencana Perusahaan
Dalam membuat rencana, Perusahaan:
- menentukan tindakan untuk mengatasi risiko dan peluang;
- menentukan cara untuk:
- mengintegrasikan dan menerapkan tindakan kedalam proses sistem manajemen mutu;
- mengevaluasi efektifitas dari tindakan yang telah ditentukan.
Tindakan yang diambil oleh Perusahaan untuk mengatasi risiko dan peluang mencakup diataranya adalah: menghindari risiko, mengambil risiko untuk mendapat kesempatan, menghilangkan sumber risiko, mengubah kemungkinan atau konsekuensi, berbagi risiko, atau mempertahankan risiko dengan keputusan.
Perusahaan sebisa mungkin menjadikan risiko menjadi peluang dengan tujuan: adopsi praktek baru, meluncurkan produk baru, membuka pasar baru, menangani klien baru, membangun kemitraan, menggunakan teknologi baru dan hal-hal lainnya untuk memenuhi kebutuhan Perusahaan dan kebutuhan pelanggan.
Dokumen pendukung
6.2 Sasaran Mutu dan Perencanaan Untuk Pencapaiannya
6.2.1 Perusahaan menetapkan sasaran mutu pada fungsi, tingkat dan setiap proses yang diperlukan untuk penerapan sistem manajemen mutu, dengan kriteria sebagai berikut:
- konsisten dengan kebijakan mutu;
- dapat diukur;
- memperhitungkan persyaratan yang berlaku;
- relevan untuk kesesuaian produk dan layanan dan untuk peningkatan kepuasan pelanggan;
- dipantau;
- dikomunikasikan;
- selalu diperbarui sesuai keperluan.
6.2.2 Perusahaan menetapkan cara untuk mencapai sasaran mutu yang dibuat dengan:
- melakukan kegiatan-kegiatan untuk pencapaiannya;
- menetapkan sumber daya yang akan dibutuhkan;
- menetapkan siapa yang bertanggung jawab;
- menentukan kapan akan selesai;
- mengevaluasi hasil yang dicapai.
Dokumen pendukung
6.3 Perubahan Perencanaan
Ketika Perusahaan menentukan kebutuhan untuk melakukan perubahan pada sistem manajemen mutu, perubahan harus dilakukan secara terencana dengan mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut:
- tujuan dari perubahan dan potensi konsekuensinya;
- integritas sistem manajemen mutu;
- ketersediaan sumber daya;
- alokasi atau relokasi tanggung jawab dan kewenangan.