TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN:
  1. Mengerti dasar hukum penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3);
  2. Memahami konsep dasar PDCA (Plan, Do, Check, Action) atau 5 Prinsip SMK3.
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN:
  1. Mengenal dan memahami 5 Prinsip Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3);
  2. Mampu membuat program perencanaan Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.
Tujuan Dan Target Pelatihan
Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Mampu memahami definisi Bahaya dan RISIKO;
  2. Bisa mengenali jenis-jenis bahaya ditempat kerja; dan
  3. Mampu mengidentifikasi potensi bahaya di tempat kerja, menilai risiko dan menetapkan bentuk pengendaliannya.
Tujuan Dan Target Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Mendapatkan pembekalan sebagai Auditor Internal SMK3;
  2. Mengerti alur prosedur internal audit SMK3; dan
  3. Mampu membuat dan melaksanakan program audit internal SMK3.
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN:
  1. Mengenal potensi bahaya dan risiko aktivitas bekerja pada ketinggian;
  2. Melakukan pengendalian risiko;
  3. Bekerja aman sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP); dan
  4. Menerapkan SOP untuk target Nihil kecelakaan kerja.
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Mengenal potensi bahaya dan risiko aktivitas/kegiatan Fabrikasi (pengelasan, pemotongan dan penggerindaan);
  2. Melakukan pengendalian RISIKO; dan
  3. Bekerja aman sesuai dengan Standard Operational Procedure (SOP).
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Mampu mengidentifikasi potensi bahaya aktivitas/ kegiatan manual handling: (Mengangkat, Mengungkit, Manarik, Memalu, Mengencangkan/ mengendorkan, Memindahkan material, Melangkah dan sejenisnya; dan
  2. Melakukan pengendalian resiko dari potensi bahaya aktivitas/kegiatan manual handling.
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Memahami definisi LOTO;
  2. Mampu mengidentifikasi aktivitas/kegiatan yang harus menerapkan prosedur LOTO; dan
  3. Pengendalian resiko dengan penerapan Prosedur LOTO.
Tujuan Dan Target Pelatihan:
  1. Mampu mengidentifikasi potensi bahaya kebakaran serta melakukan pengendalian risikonya;
  2. Bisa melakukan mapping potensi bahaya kebakaran ditempat kerja; dan
  3. Paham terhadap prosedur keadaan darurat.
TUJUAN DAN TARGET PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Mengerti dasar hukum mengenai tugas-tugas dan tanggung jawab P2K3;
  2. Memahami dan mampu membuat format isi Laporan Triwulan P2K3.
Tujuan Dan Target Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Memahami dan mampu membuat perhitungan data jam kerja karyawan (man hours) actual;
  2. Mampu mendokumentasikan semua data-data kegiatan/program kerja K3 dan semua data yang terkait sebagai kelengkapan isi Laporan Zero Accident Award; dan
  3. Memahami dan mampu membuat format isi Laporan Zero Accident Award
Tujuan Dan Target Pelatihan:

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah peserta mampu dan memiliki standar kompetensi sebagai berikut:

  1. Merancang Strategi Pengendalian Risiko K3 di Tempat Kerja Laboratorium:
    1. Identifikasi Bahaya dan Penilaian Risiko K3 Kegiatan/Aktivitas Laboratorium.
    2. Menetapkan Bentuk PEngendaliann Risiko.
  2. Merancang Sistem Tanggap Darurat;
  3. Melakukan Komunikasi K3:
    1. Identifikasi dan Pelabelan Bahan Kimia Laboratorium.
    2. Simbol Bahan Kimia Laboratorium.
    3. MSDS (Material Safety Data Sheet).
  4. Melakukan Monitoring dan Pengukuran Faktor Bahaya di Tempat Kerja:
    1. Inspeksi K3 Laboratorium.
    2. Tindak Lanjut Hasil Inspeksi K3 Laboratorium.
  5. Mengelola Alat Pelindung Diri (APD) di Tempat Kerja
  6. Mengelola Sistem Dokumentasi K3 Laboratorium:
    1. Identifikasi Bahan Kimia Laboratorium.
    2. Identifikasi Limbah Bahan Kimia Laboratorium.
  7. Menerapkan Manajemen Risiko K3 Laboratorium
Tujuan Dan Target Pelatihan

Setelah mengikuti pelatihan ini harapannya adalah:

  1. Memahami interpretasi pemenuhan dokumen standar ISO 45001:2018;
  2. Mampu membangun dokumen Manual Sistem Manajemen K3;
  3. Mampu merancang dan menetapkan Prosedur-prosedur K3;
  4. Mampu membuat dokumen Instruksi Kerja Sistem Manajemen K3; dan
  5. Mampu menetapkan dan menerapkan Formulir sebagai bagian dari penerapkan Sistem Manajemen K3.